Mengenang Kembali Haul Guru Sekumpul Ke-20
Jamaah membludak dan masing - masing dari mereka ingin mencari tempat untuk meletakan sajadah , karena saat foto ini dibuat hampir memasuki waktu Magrib (Doc.Pribadi )

JELAJAH KALIMANTAN , Banjarbaru -  Haul ke - 20 Abah Guru Sekumpul memang sudah berlalu acara yang dilaksanakan pada 05 Januari 2025 ini bertepatan pada 5 Rajab 1446 H. Rasanya masih segar diingatan bagaimana antusiasme jamaah yang berbondong - bondong datang ke acara tahunan ini , dari yang daerah setempat , luar daerah , beda kabupaten / kota sampai luar pulau Kalimantan , hilir mudik mobil dan sepeda motor yang melintasi kawasan Banjarmasin - Kab.Banjar , menurut banyak laman berita di internet tahun ini haul memiliki penambahan hampir 800 rbu jamaah yang sebelumnya pada tahun 2024  di perkirakan 3,3 juta jamaah dan tahun 2025 ini jamaah mencapai 4,1  juta.

Bagaimana tidak karena antusiame jamaah ini tidak hanya datang daerah Kalimantan Selatan saja , hampir dari luar pulau Kalimantan Selatan  seperti Kalimantan Timur , Kalimantan Barat , Kalimantan Tengah dan lain sebagainya , terlihat dari banyak nya mobil yang berpapasan dari yang No Plat nya KT ( Kalimantan Timur ) , KB ( Kalimantan Barat ) dan KH ( Kalimantan Tengah ).

Mengenang Kembali Haul Guru Sekumpul Ke - 20

Mengenang Kembali Haul Guru Sekumpul Ke - 20

Untuk menghadiri acara haul ini bagi mereka yang diluar pulau Kal-Sel bukan lah sebuah hal yang murah dan mudah  karena jamaah ini selain harus berkorban waktu, tenaga , fikiran dan juga materi untuk bisa sampai pada hari H. Tapi ketika sampai pada hari acara semua hal yang tadi dikorban kan terbayar , niat untuk mendapatkan rahmat dari Tuan Guru Sekumpul sudah tercapai. 

Menariknya tahun ini banyak beredar video - video di media sosial yang memberitakan kemeriahan baik itu ditempat rest area , penjemputan jamaah baik yang melalui jalur udara sampai yang menggunakan kapal dan tak kalah terharunya  banyak pula rombongan bus yang datang dari Tembilahan , Riau

Haul guru Sekumpul -20 adalah pengalaman religi yang tak terlupakan , bisa menjadi bagian jamaah yang berdesakan , bermacet - macetan di ratusan ribu kendraan , mengumpulkan nasi berkat , makan masakan yang disediakan di rest area dan pulang dalam keadaan kenyang dan penuh berkat pemberian orang dipinggir jalan adalah cerita tersendiri yang dikenang hingga tahun mendatang.